Bima Sakti: Tak Ada Pemain Inti dan Cadangan di Timnas Indonesia

Suara.com – Timnas Indonesia kini tengah bersiap untuk menghadapi Piala AFF 2018 yang akan dihelat pada 8 November hingga 15 Desember mendatang. Selain menggelar pemusatan latihan, timnas senior Indonesia juga menjalani serangkaian laga uji coba.

Timnas Indonesia pun akan menjalani laga uji coba pamungkas mereka sebelum benar-benar turun di Piala AFF 2018, yakni melawan Hong Kong di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Selasa (16/10/2018) malam. Sebelumnya, skuat Garuda telah menjajal kekuatan Myanmar dan juga Mauritius .

Pelatih interim Timnas Indonesia, Bima Sakti sendiri telah mencoba beberapa pemain dalam rangkaian uji coba ini. Menariknya, rata-rata pemain yang dipanggil masuk skuat timnas senior merupakan penggawa Timnas Indonesia U-23 yang berlaga di Asian Games 2018 lalu.

Bima pun menyatakan terus akan mencoba pemain-pemain berkualitas untuk mengisi skuat akhir untuk Piala AFF nanti, yang sesuai dengan kebutuhan tim.

Bima pun menolak jika di skuatnya terdapat pemain-pemain dengan status inti dan cadangan. Menurutnya, semua pemain akan bahu-membahu secar kolektif untuk membawa Timnas Indonesia berjaya di Piala AFF.

“Untuk AFF 2018 nanti bukan hanya satu pertandingan, tapi ada beberapa. Dan semua pemain dalam skuat akhir nanti kami siapkan agar siap dimasukkan kapan saja,” buka Bima Sakti di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (15/10/2018).

Teranyar, Bima memanggil Andik Vermansyah dan pemain yang sudah lama absen di timnas, Abduh Lestaluhu. Keduanya menggantikan Rezaldi Hehanusa karena cedera dan Esteban Vizcarra yang dipulangkan. 

“Setiap turnamen pasti problem macam-macam. Ada yang cedera, akumulasi, jadi kita siapkan semua. Dan saya selalu menekankan itu penting. Jadi tidak ada pemain inti dan cadangan, sehingga kebutuhan tim saat lawan siapa itu pemainnya ada perubahan pastinya,” terangnya. 

Pada babak fase grup Piala AFF 2018 sendiri, Timnas Indonesia tergabung di Grup B. Pasukan Bima Sakti akan menghadapi Thailand, Filipina, Singapura, dan Timor Leste.